๐Ÿ‚๐ŸŽ‰Autumn sale! Promo codeAUTUMN2026-25%

Kembali ke blog
Mei 23, 2026Panduan

Cara Memigrasikan Website ke VPS Baru

Panduan migrasi lengkap: cadangkan file dan database, transfer ke VPS Hiddence, perbarui DNS, dan verifikasi situs.

Cara Memigrasikan Website ke VPS Baru

Memindahkan website ke VPS baru โ€” dari shared hosting atau server lama โ€” memerlukan salin file, database, dan pembaruan DNS. Ikuti checklist ini untuk meminimalkan downtime di server Hiddence Anda.

Sebelum memulai

  • Sediakan VPS baru dengan versi OS/PHP/MySQL yang sama atau lebih baru
  • Pasang web stack (Nginx/Apache, PHP, MySQL/MariaDB)
  • Catat TTL DNS saat ini dan turunkan ke 300 sehari sebelum migrasi
  • Buat cadangan penuh server lama
  • Informasikan pengguna tentang kemungkinan jendela maintenance singkat

Langkah 1: Cadangkan file website

Di server lama, arsipkan direktori situs:

bash
cd /var/www
tar -czvf website-backup.tar.gz yoursite/

# Download to your computer:
scp user@old-server:/var/www/website-backup.tar.gz .

Langkah 2: Unggah ke VPS baru

Salin arsip ke server Hiddence dan ekstrak:

bash
scp website-backup.tar.gz root@NEW_VPS_IP:/var/www/
ssh root@NEW_VPS_IP
cd /var/www
tar -xzvf website-backup.tar.gz
chown -R www-data:www-data yoursite/

Langkah 3: Migrasikan database MySQL

Export di server lama, import di server baru:

bash
# On old server:
mysqldump -u root -p database_name > db.sql

# Copy and import on new VPS:
scp db.sql root@NEW_VPS_IP:/tmp/
mysql -u root -p -e "CREATE DATABASE database_name;"
mysql -u root -p database_name < /tmp/db.sql

# Update wp-config.php or app .env with new DB credentials if needed

Langkah 4: Ganti DNS

Ketika situs berfungsi di IP baru (uji via /etc/hosts atau URL sementara), perbarui catatan A DNS ke IP VPS baru. Tunggu propagasi dan verifikasi:

  • Situs terbuka di domain tanpa error
  • Sertifikat HTTPS valid (terbitkan ulang Certbot jika perlu)
  • Formulir dan login berfungsi (koneksi database OK)
  • Cron job dan pengiriman email berfungsi
  • Biarkan server lama online 24โ€“48 jam sebagai cadangan

Tips migrasi

  • Gunakan rsync untuk situs besar: rsync -avz old:/var/www/site/ new:/var/www/site/
  • Sesuaikan versi PHP untuk menghindari masalah kompatibilitas
  • Uji dengan file hosts: echo "NEW_IP yourdomain.com" >> /etc/hosts
  • Bersihkan cache Redis/Memcached setelah migrasi
  • Jalankan search-replace URL di WordPress jika domain berubah

Migrasi lancar adalah cadangan โ†’ transfer โ†’ import database โ†’ uji di IP baru โ†’ ganti DNS. Rencanakan saat traffic rendah dan pertahankan server lama hingga DNS sepenuhnya terpropagasi.